Tidur yang dicontohkan Rosululloh


Kali ini ane coba memposting (tulisan) dengan kategori “Taushiyah Ringan” tentang Muamalah . untuk mengawali langkah dakwah ane di Dunia maya ini, ane coba mengangkat tema yang pertama tentang tidur, tentunya Tidur (menurut Islam) yang dicontohkan oleh Rosululloh SAW.

Hem… Tidur, Siapa seh yang tidak tahu tidur, sepertinya tidak ada yach Sob,. tidur adalah aktivitas yang langsung diajarkan oleh ALLAH SWT, kepada semua Makhluk-Nya.

kalo bicara tentang tidur, ane langsung teringat sama (Alm) Mbah Surip, Tokoh nyentrik dengan Ciri khasnya “I Love You Full.Wa Ha Ha Ha Ha” dengan lagunya yang terpopuler “Tak Gendong” dan “Bangun Tidur..

lalu, Bagaimana sih tidur menurut Islam dan tidur yang dianjurkan oleh baginda Rasul,. postingan ini disarikan dari kitab “Kitabul Adab” karya “Syaikh Fu’ad bin Abdul Aziz As-Syalhub” dengan tambahan referensi lainnya yang mendukung. Wilujeung di aos,  Semoga bermanfaat.

TIDUR SEBUAH TANDA KEKUASAAN ALLAH

Allah berfirman.:

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu diwaktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.”(QS. Ar-Ruum: 23).

Allah juga berfirman:

“Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat.“ (QS. An-Naba’: 9).

Imam Ibnu Katsir berkata:

“Yaitu termasuk tanda-tanda kekuasaan-Nya Allah menjadikan sifat tidur bagi kalian diwaktu malam dan siang, dengan tidur, ketenangan dan rasa lapang dapat tercapai dan rasa lelah serta kepenatan dapat hilang”.

ADAB TIDUR

a. Anjuran Qoyluulah

Berkata Ibnu Atsir: “Qoyluulah adalah istirahat di pertengahan siang walaupun tidak tidur”.

Berdasarkan hadits: Dari Sahl Bin Sa’d dia berkata: “Tdaklah kami qoyluulah dan makan siang kecuali setelah shalat jum’at”. Juga Rasulullah bersabda: “Qoyluulah kalian sesungguhnya syaithon tidak qoyluulah”. Al-Hazh Ibnu Hajar berkata: “Hadits diatas menunjukkan bahwa qoyluulah termasuk kebiasaan para sahabat Nabi setiap harinya”.

b. Tidur di awal malam

Rasulullah adalah teladan bagi setiap muslim, maka barang siapa yang memperhatikan tidurnya, niscaya dia akan mendapati bahwa tidumya beliau paling sempurna dan paling bermanfaat bagi tubuh. Beliau tidur diawal malam dan bangun diawal sepertiga malam. Sahabat mulia Ibnu Abbas pernah bertutur: “Suatu ketika aku pernah bermalam dirumah bibiku Muimunah untuk melihat bagaimana shalatnya Rusulullah, beliau berbincang sejenak bersama istrinya, kemudian tidur”.

c. Dibencinya tidur sebelum lsya’ dan ngobrol setelahnya.

Berdasarkan hadits:

Dari Abu Barzah bahwasanya Rasulullah membenci tidur sebelum isya’ dan bercakap-cakap setelahnya.

Al-Hazh lbnu Hajar berkata:

“Dibencinya tidur sebelum Isya’ karena dapat melalaikan pelakunya dari shalat isya’ hingga keluar waktunya, adapun bercakap-cakap setelahnya yang tidak ada manfaatnya, dapat meyebabkan tidur hingga shalat shubuh dan luput dari shalat malam”.

Kemudian Al-Hazh menegaskan bahwa larangan bercakap-cakap setetah Isya’ dikhususkan pada percakapan yang tidak ada manfaat dan kebaikan didalamnya. Adapun percakapan yang bermanfaat maka tidaklah termasuk dalam larangan ini, sebagaimana diterangkan dalam sebuah riwayat bahwasanya Nabi bersama Abu Bakar pernah bercakap-cakap hingga larut malam karena urusan kaum muslimin.

d. Menutup pintu, mematikan api dan lampu

Berdasarkan hadits:

Rosul Allah pun mengajarkan kita untuk menghemat energi

Dari Jabir Bin Abdullah bahwasanya Rasulullah bersabda: “Matikanlah lampu-lampu diwaktu malam jika kalian hendak tidur, dan tutuplah pintu-pintu, bejana serta makanan dan minuman kalian”.

Juga berdasarkan hadits: Dari Ibnu Umar bahwasanya Rasulullah bersabda: “Janganlah kalian meningalkan api yang menyala ketika kalian tidur”.

Imam Al-Qurthubi berkata:

“Berdasarkan hadits ini apabila seseorang tidur sendirian sedangkan api masih menyala di dalam rumahnya hendaklah ia mematikan terlebih dahulu sebelum tidur, demikian pula apabila di dalam rumah terdapat beberapa orang hendaklah orang yang terakhir yang melakukannya, maka barang siapa yang meremehkan hal ini sungguh dia telah menyelisihi sunnah!”.

Ibnu Daqiq Al-`Ied berkata:

“Perintah menutup pintu sebelum tidur, di dalamnya terdapat kebaikan duniawi dan ukhrowi yaitu menjaga diri dan harta dari orang-orang yang hendak berbuat jahat, terlebih lagi dari syaithon”.

Perintah mematikan api dan lampu sebelum tidur merupakan tindakan preventif sebelum terjadi kebakaran, apabila aman dari kebakaran seperti keadaan lampu-lampu pada masa kini maka tidaklah mengapa menghidupkannya.

e. Berwudhu

Berdasarkan hadits: Dari Baro’ Bin ‘Azib bahwasanya Rasulullah bersabda: “Apabila kalian hendak mendatangi tempat tidur, maka berwudhulah seperti wudhu kalian untuk shalat”.

Imam Nawawi berkata: “Hadits ini berisi anjuran berwudhu ketika hendak tidur, apabila seseorang telah mempunyai wudhu maka hal itu telah mencukupinya, karena maksud dari itu semua adalah tidur dalam keadaan suci khawatir maut menjemputnya seketika itu, maksud yang lain dengan berwudhu dapat menjauhkan diri dari gangguan syaithon dan perasaan takut ketika tidur”.

f. Mengebuti tempat tidur

Berdasarkan hadits: Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda: “Apabila salah seorang diantara kalian hendak tidur maka kebutilah tempat tidurnya dengan ujung sarungnya, karena sesungguhnya dia tidak tahu apa yang akan menimpa padanya”.

Tag: , , , ,

3 Tanggapan to “Tidur yang dicontohkan Rosululloh”

  1. Wahyu Budi Utomo Says:

    artikel bagus mas..jadi tahu adab2 sebelum tidur. Tapi kliatannya kurang… berdoa sebelum tidur juga penting loh…🙂

  2. aresaja Says:

    terimakasih atas komentarnya, untuk berdoa, akan saya masukan pada point g..🙂

  3. ichwan Says:

    artikel yg sangat bagus sekali.. Insyaallah akan saya contoh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: