Kisah Taubat Yang Paling Mengagumkan….


Imam Muslim dalam Shahihnya , dan juga para penulis kitab sunnah telah meriwayatkan sebuah kisah taubat yang paling mengagumkan yang diketahui oleh manusia. Pada suatu hari Rasulullah
duduk di dalam masjid, sementara para sahabat beliau duduk mengitari beliau. Beliau mengajari, mendidik dan mensucikan (hati) mereka.
Majelis tersebut dipenuhi oleh sahabat besar Nabi .

Tiba-tiba datanglah seorang wanita berhijab masuk ke pintu masjid. Kemudian Rasul pun diam, dan diam pula para sahabat beliau .
Wanita tersebut menghadap dengan perlahan, dia berjalan dengan penuh gentar dan takut, dia lemparkan segenap penilaian dan pertimbangan manusia, dia lupakan aib dan keburukan, tidak takut kepada manusia, atau mata manusia dan apa yang akan dikatakan oleh manusia.

Hingga dia sampai kepada Rasulullah , kemudian dia berdiri di hadapan beliau, dan mengabarkan kepada beliau bahwa dia telah berzina!!

Dia berkata: “Wahai Rasulullah, aku telah melakukan (maksiat yang mewajibkan adanya) hukuman had (atasku), maka sucikanlah aku!”

Apa yang diperbuat oleh Rasulullah ?!
Apakah beliau meminta persaksian dari para sahabat atas wanita tersebut?
Tidak, bahkan memerahlah wajah beliau hingga hampir-hampir meneteskan darah. Kemudian beliau mengarahkan wajah beliau ke arah kanan, dan diam, seakan-akan beliau tidak mendengar sesuatu. Rasulullah berusaha agar wanita ini mencabut perkataannya, akan tetapi wanita tersebut adalah wanita yang istimewa, wanita yang shalihah, wanita yang keimanannya telah menancap di dalam hatinya. Maka Nabi bersabda kepadanya: “Pergilah, hingga engkau melahirkannya.”

Berlalulah bulan demi bulan, dia mengandung putranya selama 9 bulan, kemudian dia melahirkannya. Maka pada hari pertama nifasnya, diapun datang dengan membawa anaknya yang telah diselimuti kain dan berkata: “Wahai Rasulullah, sucikanlah aku dari dosa zina, inilah dia, aku telah melahirkannya, maka sucikanlah aku wahai Rasulullah!”

Maka Nabipun melihat kepada anak wanita tersebut, sementara hati beliau tercabik-cabik karena merasakan sakit dan sedih, dikarenakan beliau menghidupkan kasih sayang terhadap orang yang berbuat maksiat.

Siapa yang akan menyusui bayi tersebut jika ibunya mati? Siapakah yang akan mengurusi keperluannya jika had (hukuman) ditegakkan atas ibunya?
Maka Nabi bersabda: “Pulanglah, susuilah dia, maka jika engkau telah menyapihnya, kembalilah kepadaku.”

Maka wanita itupun pergi ke rumah keluarganya, dia susui anaknya, dan tidaklah bertambah keimanannya di dalam hatinya kecuali keteguhan, seperti teguhnya gunung. Tahunpun bergulir berganti tahun. Kemudian wanita itu datang dengan membawa anaknya yang sedang memegang roti. Dia
berkata: “Wahai Rasulullah, aku telah menyapihnya, maka sucikanlah aku!”

Dia dan keadaannya sungguh sangat menakjubkan! Iman yang bagaimanakah yang membuatnya berbuat demikian. Tiga tahun lebih atau kurang, yang demikian tidaklah menambahnya kecuali kekuatan iman.

Nabi mengambil anaknya, seakan-akan beliau membelah hati wanita tersebut dari antara kedua lambungnya. Akan tetapi ini adalah perintah Allah, keadilan langit, kebenaran yang dengannya kehidupan akan tegak.

Nabi bersabda: “Siapa yang mengkafil (mengurusi) anak ini, maka dia adalah temanku di sorga seperti iniā€¦” Kemudian beliau memerintahkan agar wanita tersebut dirajam.

Dalam sebuah riwayat bahwa Nabi memerintahkan agar wanita itu dirajam, kemudian beliau menshalatinya. Maka berkatalah Umar : “Anda menshalatinya wahai Nabi Allah, sungguh dia telah berzina.” Maka beliau bersabda:

“Sungguh dia telah bertaubat dengan satu taubat, seandainya taubatnya itu dibagikan kepada 70 orang dari penduduk Madinah, maka taubat itu akan mencukupinya. Apakah engkau mendapati sebuah taubat yang lebih utama dari pengorbanan dirinya untuk Allah ?” (HR. Ahmad)

Sesungguhnya ini adalah rasa takut kepada Allah. Sesungguhnya itu adalah perasaan takut yang terus menerus berada pada diri wanita mukminah tersebut saat dia terjerumus ke dalam jerat-jerat syetan, dia menjawab jerat-jerat tersebut pada saat lemah. Ya, dia telah berbuat dosa, akan tetapi dia
berdiri dari dosanya dengan hati yang dipenuhi oleh iman, dan jiwa yang digerakkan oleh panasnya maksiat. Ya, dia telah berdosa, akan tetapi telah berdiri pada hatinya tempat pengagungan terhadap Dzat yang dia bermaksiat kepada-Nya. Sesungguhnya ini adalah taubat sejati wahai hamba-hamba Allah.

Ya, ini taubat nashuha wahai hamba-hamba Allah.

Tag: , , , ,

24 Tanggapan to “Kisah Taubat Yang Paling Mengagumkan….”

  1. Abdul Aziz Says:

    Assalamu’alaikum,
    Sebuah kisah yang mengharukan dan sangat menarik. Betapa bijaknya beliau dalam menetapkan hukuman dan beliau tatap konsisten dengan hukuman yang harus dikenakan kepada wanita itu. Sementara wanita tadi begitu istiqamah untuk bertobat. Sebuah kisah yang sangat inspiratif.

    Terima kasih.
    Wassalam

  2. Wedul Sherenian Says:

    NICE POST :

  3. budies Says:

    sepertinya ini kunjungan pertama saya di blog mantab ini
    salam dari kalimantan tengah

  4. tambigudel Says:

    Subhanallah. merinding dan bergetar hati saya membaca kisah ini, masih adakah di zaman sekarang ini orang seperti perempuan tsb. karena saya sendiripun belum tentu sanggup menjalaninya.
    Ya Allah Hamba mohon ampunanmu atas segala dosa yang telah hamba lakukan karena engkaulah dzat yang maha pengampun lagi maha penyayang.. Aamiin.

  5. Filar Biru Says:

    demikianlah kalau iman berbicara matipun tidak takut.

  6. Bambang W Says:

    Assalamualaikum…. akhi…Segala Puji hanya bagi pemilik taubat. adakah diri ini dapat bertaubat sebagaimana wanita sallihah tersebut sedang maksiat terlalu banyak untuk dihitung.

  7. BehindUs Says:

    Semoga syafaat beliau terlimpah bagi kita umatnya. Mangstab gan…

  8. ari Giduk Says:

    saatnya untuk kembali ke jalan yang benar jangan mabuk terus….. :D

  9. m.jurnawi Says:

    merinding bulu kuduk membaca kisah ini,seorang wanita yang ingin segera dihukum atas kemakhsiatan yang dilakukan,agar kembali fitrah dihadapan Allah,..sementara kita lebih suka menyembunyikan dosa itu,entah bagaimana keadaan kita di Akhirat ya Allah ampuni dosa dan kezhaliman kami.

  10. putri damayanti Says:

    subhanallah, apakah di zaman sekarang masih ada wanita seperti itu

  11. muhammad Says:

    subhanallah

  12. Mohammad Zafranudin Says:

    Assalamualaikum ya akhi. Ana mahu kongsi kan cerita ini bersama sahabat2 ana menerusi penulisan di blog. Izinkan dikongsikan, ana akan letak alamat blog akhi di hujungnya sebagai hormat dan terima kasih kiranya akhi sudi kongsi cerita ini. Jazakallahu khoir.

  13. m.budin Says:

    sugguh kearifan nabi sangatlah tepat..
    namun,,
    adakah norma itu saat ini..
    ketika hukum alam di landasi oleh .H.A.W.
    (Hak Azazi Wanita)
    yg berpegang teguh pd uud pemerintah .HA.M.
    (Hak Azazi Manusia)
    jk sprt itu peradaban ummat islam didunia.
    betapa indah dunia ini diciptakannya..
    mungkin aku br gabung tp..aku bertrimakasih
    maaf jk aku mengkritik;

    salam santunku
    kuhaturkan ( wallahu akbar )

  14. Wardi Says:

    mau nangis rasanya membaca kisah ini sungguh wanita yang luar biasa…… sanggup mempertangung jwbkan dosanya….. aku sendiripun belum tentu sanggup untuk itu……

  15. Apa Aja Deh Says:

    Subhanallaah….

  16. ahmad riki Says:

    Allahu Akbar.Allah besar dengan segala kehebatannya.Muhammad adalah figur manusia yang tiada tandingnya.Beliau selalu arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan.Beruntunglah seandainya kita memilik istri yang sholehah yang mempunyai kekuatan iman yang teguh.Allahu Akbar,Allahu Akbar,Allahu Akbar.Ditunggu kisah – kisah yang lebih paten.Assalammu’alaikum Wr.Wb

  17. chacha Says:

    subhanalllah…betapa indah kisahnya..

  18. ya.... ALLAH ampuni lah dosaku jauhkan la aku dari godaan setan ya ALLAH .... ALLAHUAKBAR..... Says:

    sungguh ALLAH maha pengampun

  19. Budi Mulia Says:

    Kisah yang berkualitas, mohon izin share.. terima kasih

  20. sarah Says:

    Assalamu’alaikum, ijin share ya.. syukron

  21. khoiron amarullah Says:

    izin share yah ,, makasih

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: